Pesta HUT Pidie ke-515 Berlangsung Meriah, Alue Pigoe Justru Dilanda Musibah dan Kehilangan Mata Pencaharian

Minggu, 20 September 2026 - 14:13

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI – Gegap gempita perayaan hari jadi Pidie ke-515 dipenuhi sorak-sorai dan deretan pesta yang memanjakan mata. Namun di sela hingar-bingar itu, ada sepenggal kenyataan pahit yang layak menjadi catatan kritis: ribuan keluarga di Alue Pigoe justru kehilangan mata pencaharian saat kamp kerja mereka hangus dilahap api pada hari yang sama.

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di kawasan bukit Alue Pigoe bertepatan dengan kemeriahan ulang tahun Pidie, Minggu (15/9). Asap tebal dan kobaran api menghapus habis harapan para buruh harian yang selama ini menyambung hidup dari tempat tersebut. Ribuan kepala keluarga—ayah, suami, anak, dan pencari nafkah—pulang dengan tangan hampa, wajah tertunduk, disambut keheningan pilu dari keluarga yang menanti di rumah.

Pertanyaannya, di mana perhatian pemerintah daerah? Bagaimana mungkin, pada hari yang diperingati penuh simbol kebesaran, ada ribuan warga yang justru menangis, kehilangan pijakan hidup, tanpa kejelasan masa depan? Apakah euforia pesta dan panggung pertunjukan bisa membungkam air mata yang jatuh di kamp pekerja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta ini melukiskan ironi tajam. Pemerintah dan masyarakat Pidie merayakan usia yang semakin dewasa, namun apakah benar kedewasaan itu mewujud dalam kepekaan sosial? Saat satu sisi berkilauan lampu pesta, sisi lain membara oleh musibah yang luput dari kepedulian bersama.

Siapa yang harus bertanggung jawab? Rencana jangka pendek dan bantuan darurat mesti segera dijawab dengan tindakan konkrit, bukan sekadar pidato simpati yang berhenti di ruang-ruang rapat. Pemerintah wajib hadir, bukan hanya sebagai figur upacara, tapi sebagai pengayom dan pelindung rakyatnya. Harus ada evaluasi menyeluruh terkait mitigasi dan perlindungan pekerja di kawasan rawan bencana, serta jaminan keberlanjutan ekonomi bagi keluarga yang terdampak.

Kapan masyarakat Alue Pigoe akan benar-benar mendapat tempat dalam narasi besar pembangunan Pidie? Jika momentum ulang tahun ini tidak dijadikan refleksi untuk memperkuat empati dan mengutamakan keadilan sosial, maka perayaan umur hanyalah rangkaian angka tanpa makna. Kebesaran sebuah daerah tidak hanya dilihat dari besarnya perayaan, tetapi dari ketulusan merangkul semua warganya, terutama mereka yang jatuh saat yang lain berpesta.

Semoga tangisan yang membekas di Alue Pigoe hari ini menjadi peringatan keras: Pidie tidak bisa besar sendirian, Pidie hanya akan mulia jika semua anak negerinya merasa dihargai, dilindungi, dan didengarkan. Selamat ulang tahun Pidie ke-515, semoga umur panjang juga diikuti hati yang lebih peka bagi semua warganya. (*)

Berita Terkait

Hutan Singgah Mata Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pengawasan Aparat terhadap Dugaan Tambang Ilegal
PETI Geumpang Disapu Operasi, tetapi Dugaan Alat Berat Milik Jaringan Cina Tetap Selamat, Siapa yang Mengendalikan?
Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja
Ribuan Lubang Tambang Emas Disebut Ada di Geumpang, Pemerintah Diminta Sajikan Data Resmi dan Hasil Pemetaan Terbuka

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:07

Polisi Bersama Masyarakat: 7,17 Gram Sabu Berhasil Disita Polsek Bosar Maligas Dari Pengedar Sabu di Ujung Padang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:29

Jumat Curhat dan Jumat Berkah, Kapolres Simalungun Hadirkan Polri di Tengah-Tengah Masyarakat Pematang Asilum

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 02:43

Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor

Kamis, 24 September 2026 - 01:40

SWI Jabar Dorong Transparansi dan Kepastian Mekanisme Kemitraan Media dalam Audiensi Bersama Diskominfo Jabar

Senin, 21 September 2026 - 18:40

BPK Sumsel Bantah Larang Sekolah Berlangganan Media, Lalu Siapa yang Hentikan Kemitraan di Ogan Ilir?

Sabtu, 12 September 2026 - 16:27

Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar, Tim Resmob Polres Simalungun Gelar Patroli Skala Besar di Malam Libur

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:15

Rutan Kelas I Medan Perkuat Sinergitas Bersama Polsek Medan Helvetia dan Koramil 06 Medan Sunggal

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:08

Ka KPLP Lapas Binjai Pimpin Apel Regu Pengamanan, Pastikan Kesiapsiagaan dan Disiplin Petugas

Berita Terbaru